Ils ont fait tout un circuit médical avant d'en arriver là et c'est bien qu'ils sachent que la spondylarthrite existe. La spondylarthrite n'a rien à voir cialis pharmacie cialis avec un mal de dos banal dû à un mode de vie sédentaire, contrairement à ce que sous-entend le précédent commentaire.

KopNus Goes to Bangkok

Pada tanggal 28 November 2016 rombongan AO (Account Officer) terbaik KopNus untuk bulan Oktober berangkat ke Bangkok dalam rangka program reward untuk mereka yang meraih pencapaian terbaik. Rombongan berangkat dengan di dampingi oleh Bapak Rahmat selaku pengawas dari Koperasi Nusantara. Tiba di tujuan pertama yaitu Pattaya, rombongan langsung menuju ke Hard Rock Merchandise untuk cuci mata dan membeli oleh oleh sebelum menuju ke pertunjukan Alcazar Cabaret Show sebagai agenda utama malam itu.

Audit Integrasi Sertifikasi ISO 24 & 25 November 2016

Jakarta - Pada tanggal 24 dan 25 November 2016, KopNus mengadakan audit eksternal integrasi ISO dengan 5 macam sertifikasi. Tujuan diadakan audit eksternal ini untuk menunjukkan bahwa KopNus sangat memperhatikan mutu lingkungan kerja, dokumentasi dan pelayanan. Berikut adalah sertifikasi ISO yang berhasil dipertahankan oleh KopNus di tahun ini.

ISO 9001 ; 2008 "Tentang Manajemen Mutu"

KopNus Goes To Singapore

Pada Bulan Oktober kemarin, tepatnya pada tanggal 27-29 Oktober, Koperasi Nusantara mengadakan program reward jalan-jalan ke Singapore selama 3 hari 2 malam. Program ini di adakan setiap bulannya yang mengajak AO (Account Officer)yang meraih pencapaian terbaik dari penjualan produk-produk KopNus seperti haji dan umroh, deposito, dan kredit pensiun. Tujuan program ini dilaksanakan adalah agar para AO KopNus dapat lebih semangat bekerja dan berprestasi dengan prinsip 3 minggu kerja dan 1 minggu jalan-jalan.

Menkop Dorong Evaluasi Peraturan tentang BUMDES

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mendorong evaluasi Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2015 tentang BUMDES. Rencana itu disampaikan Menteri Puspayoga dalam seminar terbatas bertema "Sinergi Koperasi dan BUMDES untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa" yang digelar di Auditorium Adhiyana Wisma Antara Jakarta Pusat, Kamis, 10 November 2016.

"Permen terkait itu harus dievaluasi lagi agar memungkinkan Bumdes berbadan hukum koperasi karena bangun usaha yang sesuai dengan amanat UUD 1945 adalah koperasi," kata Puspayoga.

Bersaing di Pasar Global, Kemenkop Serukan Koperasi Incorporated

JAKARTA -- Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menilai Koperasi adalah salah satu kunci agar koperasi mampu bersaing di pasar global maupun pasar domestik. Koperasi Incorporated merupakan penggabungan sejumlah koperasi dan dikelola secara profesional seperti layaknya swasta.

Sebab, koperasi memiliki keungggulan berupa community empowerment atau pemberdayaan masyarakat. "Asal dikelola secara incorporated, saya yakin koperasi bisa bersaing," ujar Sekretaris Kemenkop dan UKM Agus Muharram dalam keterangan pers tertulis, Jumat (4/11).

Produktivitas UKM Perlu Ditingkatkan

JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) AAGN Puspayoga mengatakan, produktivitas UKM perlu dijaga dan ditingkatkan.

Menurutnya, dengan meningkatkan produktivitas UKM, maka akan menghasilkan produk yang unggul dan berdaya saing di pasar global.

"Jangan sampai UKM tidak bisa memenuhi pesanan dari pasar luar. Maka, produktivitas harus terus ditingkatkan. Kualitas kemasan produk juga harus mendapat perhatian serius, karena itu salah satu syarat bisa masuk ke pasar global," ujar Menkop dalam keterangan resmi kepada Kompas.com, Kamis (27/10/2016).

Kemenkominfo targetkan 200 desa melek digital

Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan 200 desa yang berlokasi di pelosok dan pedalaman Indonesia melek digital untuk mendukung pemerataan gerakan ekonomi digital.

"Gerakan ekonomi digital juga harus masuk ke perdesaan sehingga pada 2017 targetkan 200 desa melek digital sebagai percontohan," kata Dirjen Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo, Sammy Pangirapan seusai membuka tahap "Hackathon Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital" di UGM Yogyakarta, kemarin.

Koperasi dan UKM Harus Kreatif agar Naik Kelas

JAKARTA, 24 Oktober 2016 - Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan UKM Kemas Danial mengatakan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) harus kreatif agar dapat meningkatkan kualitas dan daya saingnya.

“Untuk bisa naik kelas, KUMKM harus kreatif, setelah kreatif terpenuhi diharapkan dapat mampu meningkatkan produktivitasnya sehingga dapat berdaya saing,” ujar Kemas, pada acara Temu Mitra Nasional 2016, di Gedung Smesco, Jakarta, Kamis (20/10/2016).

Mengapa Anda Sulit Fokus

Pemalas, awas. Tak ada lagi alasan untuk menunda kewajiban.

Anda lah yang pegang kendali atas hal-hal yang mengalihkan perhatian dari pekerjaan, bukan sebaliknya. Cara terbaik mengatasinya adalah memiliki motivasi yang jelas saat akan memulai suatu pekerjaan.

Sebuah penelitian di University of Illinois menemukan, semakin rendah tingkat kesulitan sebuah pekerjaan, semakin mudah pula fokus seseorang teralihkan. Sebaliknya, saat mengerjakan sesuatu yang lebih rumit, seseorang tak mudah dialihkan perhatiannya. Demikian dilansir EurekAlert.

Kemenkop Gandeng PPATK Awasi Koperasi Simpan Pinjam

JAKARTA, 14 Oktober 2016 -- Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mulai bulan depan akan bekerja sama dengan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) dalam mengawasi koperasi. Sebab, selama ini koperasi tidak berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti lembaga keuangan lainnya.

Meski Kemenkop UKM melalui Deputi Pengawasan memiliki peran untuk mengawasi koperasi, namun diakui Sekretaris Kemenkop UKM Agus Muharram, deputi itu masih memiliki keterbatasan.

 
 
Copyright © 2010 | All Rights Reserved
Design by Citra Multi Services