Peresmian Sekretariat & Kickoff Meeting KOPNUSPOS

BANDUNG — Koperasi Simpanan Pinjam (KSP) Nusantara (KopNus) dan PT Pos Indonesia (Persero) telah melakukan Peresmian gedung sekretariat KOPNUSPOS yg di dilakukan pada hari Jumat 12 Juni 2020.

Peresmian yang dilanjutkan dengan Kick Off meeting KOPNUSPOS tersebut dilakukan bersama Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT.Pos Indonesia (Persero), Ihwan Sutardiyanta dengan Ketua Koperasi Nusantara, Dedi Damhudi dan Ketua Dewan Pengawas Koperasi Nusantara, Joshua Rahmat.

“Penggabungan 2 kekuatan ini akan menghasilkan sinergi yg sangat baik sehingga kedepan yakin akan menimbulkan kinerja yg baik di bidang kredit pensiun sehingga akan tercapai yg signifkan kita mulai dengan target 1 juta pensiun” jelas Ihwan Sutardiyanta

Klarifikasi Kementerian Koperasi dan OJK Atas Pemberitaan “Fintech Ilegal Berkedok Koperasi”​

Terkait dengan Siaran Pers Satgas Waspada Investasi Nomor SP 04/SWI/2020 tanggal 22 Mei 2020 yang berjudul “Satgas Menemukan Pinjaman Online Ilegal Berkedok Koperasi Simpan Pinjam”, yang mengatakan bahwa Satgas Waspada Investasi mengumumkan 50 (lima puluh) aplikasi di PlayStore yang diduga melakukan pinjaman online ilegal , serta menyeret nama KOPERASI NUSANTARA ke dalam daftar tersebut.

Koperasi Nusantara meminta klarifikasi terhadap OJK dan Kementerian Koperasi dan UKM dengan hasil bahwasannya Koperasi Nusantara tidak terlibat dan tidak melakukan praktek pinjaman online diluar anggota dan memiliki legalitas berbadan hukum serta ijin usaha simpan pinjam sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam perkembangannya ditemukan beberapa aplikasi Koperasi, termasuk Aplikasi dari KSP NUSANTARA (KdigiPos) tidak melakukan praktek pinjaman online di luar anggota maupun Pinjaman Online illegal. Untuk itu, pihak Satgas OJK MEMOHON MAAF atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Hal ini disampaikan Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan yang juga Ketua Satgas Waspada Investas, Togam L. Tobing, Jumat (29/5/2020).

Penandatanganan Nota Kesepahaman Join Operation Layanan Keuangan Dengan PT. Pos Indonesia​

BANDUNG — Inovasi tiada henti dilakukan oleh Koperasi Simpanan Pinjam (KSP) Nusantara (KopNus). Menggandeng PT Pos Indonesia (Persero) KopNus meluncurkan produk baru mereka.

Kerja sama dengan PT Pos Indonesia diawali penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) untuk Joint Operation Layanan Keuangan. Acara berlangsung pada Jumat, 15 Mei 2020 di Kantor Pusat PT Pos Indonesia, Bandung.

Penandatangan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT. Pos Indonesia, Gilarsi Wahyu Setijono dengan Ketua Koperasi Nusantara, Dedi Damhudi dan Ketua Dewan Pengawas Koperasi Nusantara, Joshua Rahmat.

“Harapannya KopNus dengan PT.Pos Indonesia dapat mengembangkan lagi pelayanan kredit pensiunan, baik itu dari sisi penyaluran kredit pensiun yang ada diseluruh kantor pos Indonesia maupun peningkatan layanan pembayaran pensiun PNS, TNI, dan Polri,” Jelas Gun Gun Gunadi, Direktur Bisnis Koperasi Nusantara.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Utama PT Pos Indonesia, Gilarsi Wahyu Setijono.

“Pos dan KopNus sudah punya hubungan yang luar biasa panjangnya, tapi hari ini kita melahirkan sebuah embrio baru dan mempunyai cita-cita yang jauh lebih besar. Yaitu bagaimana kita bisa menjadi kolaborasi dari sebuah proses untuk memberikan lending yang terbesar, yang terluas jangkauan nya, dan yang paling modern. Dan mudah-mudahan embrio baru ini dapat tumbuh dengan agressif dalam melayani masyarakat Indonesia,” terangnya.

Sejatinya, kerja sama antara KopNus dan PT Pos Indonesia sudah mulai terjalin sejak 2004 lalu. Namun, baru kali ini kedua pihak sepakat untuk mengembangkan program layanan keuangan.

Nantinya, program ini akan memberikan one stop service bagi para pensiunan. Mereka bisa mendapatkan pelayanan pembayaran pensiun setiap bulannya, sekaligus kemudahan untuk mendapatkan penyaluran kredit.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PT Bank Mandiri dan Koperasi Nusantara​

Di tengah wabah COVID19 yang melanda dan menekan perekonomian di Indonesia, Koperasi  Nusantara melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk di Menara Mandiri Jl. Jendral Sudirman(2/4). 

Perjanjian Kerja Sama perihal Pembiayaan kredit dengan Pola Chanelling dilakukan oleh Ketua Koperasi Nusantara, Dedi Damhudi dan CEO Regional Jakarta 3 PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, Anton Zulkarnain. 

Ketua Koperasi Nusantara, Dedi Damhudi menjelaskan, fasilitas pinjaman dari PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk menjadi peluang untuk pengembangan bisnis dan jasa layanan kepada para Anggota Koperasi Nusantara. Kopnus memberi jangka waktu pinjaman 10 tahun dengan batas usia maksimal sampai dengan 75 tahun. 

Dalam Kerja sama tersebut, Bank Mandiri  menyalurkan pembiyaan kredit kepada Koperasi Nusantara dengan plafon chanelling sebesar Rp 250 Miliar untuk disalurkan kembali kepada para pensiunan PNS/TNI/POLRI yang telah menjadi Anggota Koperasi Nusantara. 

“Dalam kondisi pandemi COVID19 yang menekan perekonomian dan kegiatan kita semua, kita masih bisa melaksanaka perjanjian kredit untuk para pensiunan. Kerja sama ini bertujuan untuk memfasilitasi para pensiunan yang membutuhkan pembiayaan dan dengan sistem pelunasan yang aman. Diharapkan kerja sama ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat terus ditingkatkan” jelas Anton Zulkarnain.

 

 

Nota kesepahaman (Mou) antara Koperasi Simpan Pinjam(KSP) Nusantara dengan Bank Pembangunan Daerah Banten

Banten – Telah terlaksana Nota kesepahaman (Mou) antara Koperasi Simpan Pinjam(KSP) Nusantara dengan Bank Pembangunan Daerah Banten untuk penyaluran kredit pensiun dengan pola Chanelling dan Jasa layanan perbankan, Kamis (30/1).

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Ketua Pengawas, Joshua Rahmat dan Sekretaris Pengurus KSP Nusantara, Andi Wahyu beserta Direktur Utama Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa di Kantor Pusat dan Operasional Bank Banten.

Penandatanganan tersebut juga disaksikan oleh Rahmat selaku Pengawas Koperasi Nusantara serta Jaja Jarkasih dan Kemal Idris selaku Direktur Bank Banten.

“Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal menuju sinergi yang lebih baik lagi serta bermanfaat untuk masyarakat terutama untuk para pensiunan. ujar Direktur Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa seusai penandatanganan.

Andi Wahyu menambahkan, kerjasama ini menjadi dapat menjadi sinergi bisnis yang menguntungkan serta akan meningkatkan kinerja kedua belah pihak.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara MNC Bank dan Koperasi Nusantara

JAKARTA – Koperasi Simpan Pinjam(KSP) Nusantara (Kopnus) telah menandatangani Perjanjian Kerja sama dengan PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank). Perjanjian kerja sama perihal perjanjian kredit menggunakan skema channeling ini diyakini akan menggenjot pengembangan bisnis konsumer dan UKM.

Penandatanganan Perjanjian dilakukan oleh Ketua Koperasi Nusantara, Dedi Damhudi dan Consumer Business Officer MNC Bank, Rasmoro P Aji. Penandatanganan tersebut juga disaksikan oleh Pengawas Koperasi Nusantara, Rahmat dan Presiden Direktur MNC Bank, Mahdan beserta Group Head Implant Banking MNC Bank, Aria Pratama di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Ketua Kopnus Dedi Damhudi, menjelaskan fasilitas pinjaman dari MNC Bank menjadi peluang untuk memaksimalkan solusi keuangan melalui koperasi untuk setiap anggotanya. Kopnus memberi waktu pinjaman kepada anggota mencapai 15 tahun dengan batas usia maksimal peminjam sampai 75 tahun.

“Harapan kami para anggota atau yang akrab dipanggil sahabat Kopnus, dapat hidup mandiri dan berkecukupan meski telah memasuki masa pensiun,” ujar Dedi.

Kerja sama yang dilakukan berupa pembiayaan kepada Kopnus dengan Plafon channeling sebesar Rp 200 Miliar, dimana Kopnus akan menyalurkan kembali kepada para pensiunan PNS/TNI/Polri yang sudah menjadi anggota Kopnus.

“Sinergi kedua pihak telah dilakukan sejak tahun 2007 dengan total penyaluran kredit mencapai Rp1,19 triliun. Pinjaman tersebut disalurkan kepada lebih dari 39.000 pensiunan.” ungkap Presiden Direktur MNC Bank, Mahdan. Diharapkan dengan adanya kerja sama ini semakin mendongkrak bisnis kedua korporasi serta bermanfaat untuk masyarakat.

Goyang Jempol

Dear Kopnus Lovers,
Ada yang baru nih di Desember Ceria..
Ayo perbanyak transaksi My Pay kamu dengan KopnusDigi. Hadiah menanti kamu!

Anggota dengan total transaksi terbanyak akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai.
Juara 1 : 1jt
Juara 2 : 750rb
Juara 3 : 500rb

*Pajak ditanggung pemenang*

Berlaku mulai 15 Desember 2019 – 12 Januari 2020.
Pemenang akan diumumkan pada tanggal 17 Januari 2020.

Tingkatkan terus transaksi My Pay kamu dan dapatkan hadiahnya!!

Nota Kesepahaman antara Koperasi Simpan Pinjam(KSP) Nusantara dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk

Bandung – Telah terlaksana Nota Kesepahaman antara Koperasi Simpan Pinjam(KSP) Nusantara dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB), Tbk untuk Sinergi Bisnis dan Jasa Layanan Perbankan.

Penandatanganan Perjanjian dilakukan oleh Direktur Konsumer dan Ritel Bank BJB, Suhartini dengan Ketua KSP Nusantara, Dedi Damhudi di Kantor Cabang Utama Bank BJB, Jl.Braga No 12, Bandung, Rabu (11/12).

“Kerja sama ini diharapkan dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat untuk masyarakat terutama untuk para pensiunan.” Kadiv Hubungan Kelembagaan, Isa Anwari seusai  penandatanganan.

Mengenal Apa Itu Simpanan Berjangka / Deposito Online

Mengenal Apa Itu Simpanan Berjangka / Deposito Online

Produk investasi berjangka yang relatif aman dan menguntungkan adalah Simpanan Berjangka, atau biasa dikenal di dunia perbankan dengan nama Deposito. Nilai investasi dalam bentuk bunga yang selalu naik diatas bunga bank pada umumnya, dan jumlah dana yang tersimpan dilindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanan jika terjadi resiko pada bank membuat produk ini cocok bagi yang ingin berinvestasi dalam jangka panjang.

Namun sayangnya Simpanan berjangka atau deposito masih kurang populer di masyarakat. Masalahnya adalah cara investasinya yang merepotkan, mulai dari proses pendaftaran sampai dengan pencairan dana. Tapi sekarang kondisi ini tak perlu terjadi lagi di era teknologi digital ini. Segala kerumitan simpanan berjangka/deposito konvensional sudah bisa teratasi dengan hadirnya simpanan berjangka/deposito online di beberapa Bank nasional dan Koperasi dalam beberapa tahun terakhir.

Deposito online adalah produk deposito yang berbasis teknologi digital, sehingga semua layanannya dapat diakses secara online bahkan melalui smartphone Anda. Untuk tenor deposito bisa kalian pilih antara lain 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan.
Deposito online menjadi tren baru saat ini dimana Anda bisa membuka akun simpanan deposito sendiri melalui online dan tanpa harus repot-repot untuk datang ke bank / Koperasi dalam mengurus berbagai persyaratannya, cukup mengunjungi website atau install aplikasi lembaga keuangan tujuan dan penuhi syaratnya secara online. Bahkan Anda tidak perlu menyiapkan materai pada setiap pembukaan deposito konvesional pada umumnya.
Saat ini telah banyak lembaga keuangan seperti Koperasi dan bank-bank besar yang meluncurkan program deposito online karena tingginya penggunaan internet serta smartphone di kalangan masyarakat Indonesia terutama para generasi millenial karena selain praktis deposito dinilai cukup menguntungkan dan tidak merepotkan.

Kelebihan dari Deposito Online

1. Proses Pembukaan yang Mudah dan Praktis
Praktis dan mudah merupakan karakteristik transaksi online termasuk deposito. Calon peserta deposito hanya perlu log in pada akun e-banking miliknya untuk mengakses pilihan pembukaan deposito secara online dan mengisi formulir berupa persyaratan dan kelengkapan yang diminta. Isian yang diperlukan adalah:
• Nominal jumlah dana yang ingin didepositokan
• Opsi jangka waktu
• Dan apakah nasabah ingin melakukan perpanjangan otomatis atau manual.

Setelah proses administrasi tersebut telah selesai kemudian dana akan ditransfer dari rekening Anda di bank pada simpanan deposito. Keunggulan lainnya, nasabah juga diperbolehkan untuk membuka lebih dari satu deposito jika berminat.

Deposito online ini tentu sangat jauh lebih praktis dibandingkan pembukaan investasi deposito secara langsung pada bank dengan mengisi banyak formulir, mengantre, plus proses yang lebih lama serta butuh biaya tambahan untuk membeli materai.

2. Proses Penutupan juga Mudah dan Praktis Tanpa Perlu ke Bank
Sama halnya dengan pembukaan, untuk proses penutupan deposito online juga dilakukan secara online sehingga untuk mencairkan dana atau menutup akun deposito online semuanya hanya perlu dilakukan melalui akun e-banking yang dimiliki saja tanpa harus repot-repot data ke kantor cabang.

Ada 2 pilihan deposito online:
• Deposito tipe Non-ARO (tanpa perpanjangan), dana dari deposito plus bunganya secara otomatis dialihkan ke rekening koran ketika tanggal jatuh tempo tiba.
• Deposito dengan rollover (perpanjangan otomatis), dimana pembatalan deposito dilakukan baik melalui internet dan akun e-banking yang sama.
Kemudahan proses penutupan ini sekaligus menunjukkan bahwa deposito secara online memang lebih praktis dan efisien jika dibandingkan deposito konvensional.

Deposito Online, Solusi Investasi Berjangka yang Praktis dan Mudah
Uraian diatas memberikan banyak kemudahan menggunakan Simpanan berjangka / deposito online. Deposito online memiliki kenyamanan dan kemudahan lebih banyak untuk ditawarkan kepada nasabahnya dibanding deposito biasa karena sudah berbasis teknologi terkini dengan segala kemudahan didalamnya.

Deposito online adalah pilihan investasi paling aman dengan risiko rendah. Jadi untuk Anda yang sudah melek dengan pentingnya investasi tapi masih pemula, bisa mencoba deposito online sebagai langkah awal.

.

KOPERASI NUSANTARA LUNCURKAN APLIKASI KOPNUS DIGI

Koperasi Nusantara (Kopnus) resmi memperkenalkan aplikasi Kopnus Digi, yang merupakan platform digital koperasi, Selasa(29/10). Peluncuran dilakukan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Koperasi Nusantara bertema “Kopnus go Digital” di Hotel Discovery Ancol. Kopnus Digi merupakan layanan keuangan digital berbasis Koperasi milik  Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nusantara dan diawasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM.

Seiring dengan perkembangan teknologi, masyarakat mulai beralih menggunakan digital payment dan perlahan meninggalkan sistem pembayaran konvensional, untuk itu Kopnus Digi hadir sebagai layanan transaksi keuangan digital yang diharapkan dapat memudahkan Anggota mengakses layanan keuangan dimana saja dan kapan saja melalui perangkat mobile/gadget.

BACA : https://beritabuana.co/2019/10/30/koperasi-nusantara-kenalkan-aplikasi-kopnus-digi-tinggalkan-sistem-pembayaran-konvensional/

Dengan Kopnus Digi, Anggota dapat melakukan pembukaan rekening Simpanan Harian, Simpanan Berjangka, setoran, penarikan, transfer dan semua transaksi secara realtime online. Anggota pun dapat mengecek info saldo serta mutasi simpanan, informasi pinjaman, pembelian, dan pembayaran tagihan yang didukung dengan fitur-fitur yang mudah untuk digunakan.

BACA : https://www.tribunnews.com/bisnis/2019/10/30/koperasi-nusantara-kenalkan-aplikasi-kopnus-digi-cari-modal-usaha-jadi-mudah

Untuk profil dan fitur aplikasi yang ada di Kopnus Digi diantaranya adalah Simpanan Harian (My Saving), Simpanan Berjangka (My Depo), My Pay atau layanan pembelian (My Commerce) dan layanan pembayaran (My Payment) yang dilengkapi dengan kode QR (Quick Response), My lending, Menu Informasi Instan, Virtual Account & Merchant, Menu Promo dan menu lainnya.

BACA : https://www.tribunnews.com/bisnis/2019/10/30/koperasi-nusantara-bidik-segmen-pensiunan-lewat-aplikasi-kopnus-digi

Kopnus Digi saat ini memiliki 400 hingga 500 ribu anggota dengan total dana yang dihimpun (Funding) secara keseluruhan mencapai sekitar Rp 1 triliun dan dana yang disalurkan sebagai pinjaman ke anggota (lending) mencapai sekitar Rp 3 triliun.

Aplikasi Kopnus Digi telah tersedia di Playstore dan Appstore. Dengan mengusung Tagline Live More, Easy Life”, Kopnus Digi menjadi platform yang menghadirkan kemudahan, kecepatan, keamanan, dan transparansi dalam melakukan transaksi. Diharapkan dengan adanya Kopnus Digi memudahkan pengguna maupun pelaku usaha dalam melakukan transaksi digital secara cepat dan aman.

BACA : https://ekbis.sindonews.com/read/1454041/178/koperasi-nusantara-luncurkan-aplikasi-kopnus-digi-1572455942

BACA : https://www.medcom.id/ekonomi/mikro/VNnQ2WEK-transaksi-anggota-koperasi-mulai-beralih-ke-digital