Klarifikasi Kementerian Koperasi dan OJK Atas Pemberitaan “Fintech Ilegal Berkedok Koperasi”​

Terkait dengan Siaran Pers Satgas Waspada Investasi Nomor SP 04/SWI/2020 tanggal 22 Mei 2020 yang berjudul “Satgas Menemukan Pinjaman Online Ilegal Berkedok Koperasi Simpan Pinjam”, yang mengatakan bahwa Satgas Waspada Investasi mengumumkan 50 (lima puluh) aplikasi di PlayStore yang diduga melakukan pinjaman online ilegal , serta menyeret nama KOPERASI NUSANTARA ke dalam daftar tersebut.

Koperasi Nusantara meminta klarifikasi terhadap OJK dan Kementerian Koperasi dan UKM dengan hasil bahwasannya Koperasi Nusantara tidak terlibat dan tidak melakukan praktek pinjaman online diluar anggota dan memiliki legalitas berbadan hukum serta ijin usaha simpan pinjam sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam perkembangannya ditemukan beberapa aplikasi Koperasi, termasuk Aplikasi dari KSP NUSANTARA (KdigiPos) tidak melakukan praktek pinjaman online di luar anggota maupun Pinjaman Online illegal. Untuk itu, pihak Satgas OJK MEMOHON MAAF atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Hal ini disampaikan Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan yang juga Ketua Satgas Waspada Investas, Togam L. Tobing, Jumat (29/5/2020).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *